Pengembangan Video Dokumenter Berbasis Local Content Alat Musik Tradisional Pada Materi Gelombang Bunyi

Penulis

Hisbulloh Als Mustofa , Gunawan Gunawan , Kosim Kosim , Sutrio Sutrio

DOI:

10.29303/jpft.v8iSpecialIssue.3360

Diterbitkan:

2022-06-01

Terbitan:

Vol 8 No SpecialIssue (2022)

Kata Kunci:

Video Dokumenter, Local Content, Musik Tradisional, Gelombang Bunyi

Articles

Cara Mengutip

Mustofa, H. A., Gunawan, G., Kosim, K., & Sutrio, S. (2022). Pengembangan Video Dokumenter Berbasis Local Content Alat Musik Tradisional Pada Materi Gelombang Bunyi. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi (JPFT), 8(SpecialIssue), 12–22. https://doi.org/10.29303/jpft.v8iSpecialIssue.3360

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Changes in the learning system during the COVID-19 pandemic require innovation in learning, innovation in the development of video learning media can be a solution, including documentary videos. The documentary video itself is one of the learning media that contains events and phenomena of everyday life that are close to students. Integrating documentary videos with the local content of traditional musical instruments to explain sound wave material can significantly assist students in understanding the material. This study aims to develop a local-based documentary video content of traditional musical instruments on sound waves. This study uses the Research and Development method with a 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate) developed by Thiagarajan by making documentary videos through the pre-production, production, and post-production processes. The development process started from the draft of the learning video and was revised twice based on suggestions and input from 3 expert validators and 3 practitioner validators then a commentary through suggestions from respondents. Then the documentary video was obtained as the final learning media with a validity percentage of 93% based on expert judgment and 89% based on respondent's assessment. So it can be said that a final documentary video has been produced which is very feasible for use in learning.

Referensi

Arsyad, A. (2014). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali.

Atno, A. (2011). Efektivitas media CD interaktif dan media VCD terhadap hasil belajar sejarah siswa SMA Negeri di Banjarnegara ditinjau dari tingkat motivasi belajar. Paramita: Historical Studies Journal, 21(2). 213-225

Endriani, R., Sundaryono, A., & Elvia, R. (2018). Pengembangan media pembelajaran kimia menggunakan video untuk mengukur kemampuan berfikir kritis siswa. PENDIPA Journal of Science Education, 2(2), 142-146.

Eryanti, I. (2015). Pengaruh Strategi Belajar Peta Konsep Terhadap Ketuntasan Belajar Matematika Siswa. FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika, 1(2), 45- 58.

Hasmar. A.F., Siswoyo, & Rustana. C.E. (2020). Pengembangan Video Pembelajaran Gelombang Bunyi Menggunakan Model Problem Based Learning (Pbl). Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal) SNF(2020), Jakarta, Indonesia: Universitas Negeri Jakarta. https://doi.org/10.21009/03.SNF(202).

Kharisma, N. N., Roesminingsih, M. V dan Suhanadji. (2020). Gambaran Kebutuhan Pembelajaran Daring PKBM Budi Utama Surabaya Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Nonformal. 15(1). 38-44

Kunto, I., & Ariani, D. (2021). Ragam Storyboard Untuk Produksi Media Pembelajaran. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 4(1), 108-120.

Kusumaningrum, B., & Wijayanto, Z. (2020). Apakah Pembelajaran Matematika Secara Daring Efektif?(Studi Kasus pada Pembelajaran Selama Masa Pandemi Covid-19). Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 11(2), 136-142.

Miftah, M. (2013). Fungsi, dan peran media pembelajaran sebagai upaya peningkatan kemampuan belajar siswa. Jurnal kwangsan, 1(2), 95.

Mustofa, H. A., Gunawan, G., & Kosim, K. (2021). Validity of documentary video learning media based on local content traditional musical instruments on sound waves. Jurnal Pijar Mipa, 16(5), 576-582

Panjaitan, R. G. P., Wahyuni, E. S., & Mega, M. (2019). Film dokumenter sebagai media pembelajaran submateri zat aditif. JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi), 4(2), 52-59.

Rizani. A.T. & Patria. A.S.(2016). Pengembangan Video Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Di Smp Negeri 1 Turi Lamongan. Jurnal Pendidikan Seni Rupa. 4(3), 428–434.

Sadiman, A.S., Rahardjo, R., Haryono A., & Rahardjito. (2012). Media pendidikan: pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali.

Saloko, A., Jampel, I.N., & Suwarta, I. W. (2013) Pengembangan media video pembelajaran mata pelajaran Matematika pada siswa kelas V SD Negeri 2 Seririt Tahun Pelajaran 2012/2013 Semester Ganjil. Jurnal Edutech Undiksha, 1(2).

Sugiono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R &. D. Bandung : Alfabeta

Suryandari, Sunarno, W., dan Suparmi. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Video Dokumenter Berbasis Inkuiri Terbimbing Berorientasi Pada Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Inkuiri. 5(1), 85-94.

Wahyuni, S., Emda, A., & Zakiyah, H. (2018). Pengaruh Penggunaan Media Animasi Pada Materi Larutan Elektrolit Dan Nonelektrolit Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa SMA. JIPI (Jurnal IPA & Pembelajaran IPA), 2(1), 21-28.

Yunita, E., & Suprapto, N. (2021). Analisis Kelayakan Video Pembelajaran Fisika Berbasis Platform Youtube pada Materi Usaha dan Energi. IPF : Inovasi Pendidikan Fisika, 10(1).

Biografi Penulis

Hisbulloh Als Mustofa, Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Mataram

Lisensi

Hak Cipta (c) 2022 Hisbulloh Als Mustofa, Gunawan Gunawan, Kosim Kosim, Sutrio Sutrio

Creative Commons License

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
  2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT).
  3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.